Monday, May 27, 2013

kehidupan ini memang sulit ditebak
kadang iya kadang tidak, kadang diatas kadang pula dibawah
keinginan untuk selalu yang terbaik adalah hampa
keburukan selama ini yang kita lakukan adalah hampa
jalani apa yang ada dengan kehampa'n kan pasti merubah kehidupan seseorang ... menjadi pribadi yang lebih baik dari yang sekarang ...


Tuesday, March 19, 2013


Diseberang hutan yang dibatasi sebatang pohon dengan ranting yang sangat lebat
Ada seekor anak rusa dengan mata yang bergelinang air mata.
Jauh tinggi diatas ada seekor burung rajawali
Yang terbang bebas kian kesana kemari  dengan sayap yang kokoh dan tangguh
tanpa takut ada bahaya yang mendatanginya,
betapa sang angin itu tertawa, tertawa sekuat mereka
tertawa, tertawa dan tertawa
betapa buruk nya kau “ujar sang mentari”
siapa suruh kau menjadi anak rusa
kenapa tak kau punyai sayap seperti seekor burung rajawali
berhentilah mengeluh wahai sang anak rusa
jalanilah wujudmu, hidupmu, dan takdirmu
meski kau tak pernah tau sampai kapan kau bisa bertahan hidup
jangan lah berhenti berdo’a dan berputus asa atas semua apa yang kau dapat

Serangkaian jìwá brsarang dibenakQ 
Serangkain kata Q ucapkn pada-nya 
Tiba sa't 2' kembali kepada-nya 
Ha-nya do'a & welas asih lah yg bisa Q panjatkan... 
Bangga atas dosa yang telah Q perbuat & penderita'n yang ìa jàlani, 
Kan buat seorang hamba 2' bertobat semasa ia telah jauh dari kenista'n... 
Hati kan terus berfikir, u/ apa Q kan dilahirkan, u/ apa Q diciptakan, & u/ apa Q juga dimusnahkan. 
Semata" ha-nya u/ menyembah kau... "SANG GUSTI" sang pemilik segala-nya 

Tuesday, March 12, 2013

Kutuliskn sebuah kata bukan dari dalam jiwa ato pun cita" Hanyalah sebuah kenyata'n yang tertunda... Tekad, asa & perjuangan hanyalah tergambar dari diri Qt... Kuatkan raga, hati & pikiran tuk capai angan" masa depan... Hitam putih hany ada di kehidupan Sang mentari lah yang kan kekal dialam sana...

Friday, March 8, 2013

Gambar a n alam menembus cahaya, Mata hati bergerak cinta pun sirna, Semerbak wangi dedaun a n kering, Bayangan gambar bundar a n piring, Setangkai mawar penuh duri Tajam silet menusuk peri Maksud hsti ingin memliki tak pantas tangisi diri Kuat hati cinta disini Kian lama kian Q nanti Sendiri terasa sunyi tanpa tambatan hati Kian jauh selatan utara, Kokohlah tangkai si mawar jingga, Mata terpejam sungai mengalir, Satu hati tlah beku oleh air...

Monday, March 4, 2013

Ketakutan pada kegagalan adalah suatu hal yang sangat menyedihkan dikala keberhasilan yang ditempuh sudah ada didepan, mana kala ntah "iya" ato "tidak" yakinkah pada kesuksesan tersebut.
Suatu Contoh :
" Sebut Saja Aku, Ntah itu "Aku" nya aku ato kamu, Oke tanpa basa_basi Aku akan bercerita dikit tentang anda. 
"Aku adalah sesorang yang (plin plan) "Aku" percaya kepada "Nasib" yang menentukan hidup ku, ketika itu awal tahun kelulusan sekolah,  "Aku" coba melamar ke 3 (tiga) perusaha'n sekaligus all hasil dari ke_3 perusaha'n tersebut Aku keterima semua, dari ke_3 perusaha'n tersebut ada 1 (siji/one/uno/satu dech) perusaha'n yang menurutku cocok ato bisa disebut juga pas,  meskipun gaji kecil dan berada diluar kota tapi aku senang bisa bertemu dengan sang damba'n hati, ciyeeeee.... (titik titik titik titik ganti baris berikutnya)"
tapi sebelum Aku bercerita banyak karo sampeyan, Aku mau kasih info dulu : 
memang enak kerja kalo' ada sang damba'an hati nya disitu, ibarat pepatah sekarang (wong aku bilangnya sekarang) "bagaikan sayur kalo' gak dikasih garem tambah micin, gula juga boleh mmmm... alias nya (anyep)" 
Oke, Aka (eh keliru) Aku kan lanjutkan (kayak pak Sby ae "Lanjutkan") serius 2X, emmm... saking terpincutnya dengan yang dinamakan C I N T A pekerja'n ku jadi semrawut Aku gak bisa konsentrasi,... (tak cepetno ae yo) Lalu aku Patah hati lalu risein (bener gak tulisan nya) dari pekerja'n. (titik)
Dari kesimpulan diatas, disimpulkan bahwa "Aku" nya aku ato kamu terserah ^_^ Tidak bertanggung jawab dalam pekerja'an_nya, 
emmm... Hehehehe.... gak nyambung ya sama tema nya Plin_Plan lok gak nyambung disambung sambungin wae lah, "Kita kan Teman" aliah Plen.