Suatu Contoh :
" Sebut Saja Aku, Ntah itu "Aku" nya aku ato kamu, Oke tanpa basa_basi Aku akan bercerita dikit tentang anda.
"Aku adalah sesorang yang (plin plan) "Aku" percaya kepada "Nasib" yang menentukan hidup ku, ketika itu awal tahun kelulusan sekolah, "Aku" coba melamar ke 3 (tiga) perusaha'n sekaligus all hasil dari ke_3 perusaha'n tersebut Aku keterima semua, dari ke_3 perusaha'n tersebut ada 1 (siji/one/uno/satu dech) perusaha'n yang menurutku cocok ato bisa disebut juga pas, meskipun gaji kecil dan berada diluar kota tapi aku senang bisa bertemu dengan sang damba'n hati, ciyeeeee.... (titik titik titik titik ganti baris berikutnya)"tapi sebelum Aku bercerita banyak karo sampeyan, Aku mau kasih info dulu :
memang enak kerja kalo' ada sang damba'an hati nya disitu, ibarat pepatah sekarang (wong aku bilangnya sekarang) "bagaikan sayur kalo' gak dikasih garem tambah micin, gula juga boleh mmmm... alias nya (anyep)"
Oke, Aka (eh keliru) Aku kan lanjutkan (kayak pak Sby ae "Lanjutkan") serius 2X, emmm... saking terpincutnya dengan yang dinamakan C I N T A pekerja'n ku jadi semrawut Aku gak bisa konsentrasi,... (tak cepetno ae yo) Lalu aku Patah hati lalu risein (bener gak tulisan nya) dari pekerja'n. (titik)Dari kesimpulan diatas, disimpulkan bahwa "Aku" nya aku ato kamu terserah ^_^ Tidak bertanggung jawab dalam pekerja'an_nya,
emmm... Hehehehe.... gak nyambung ya sama tema nya Plin_Plan lok gak nyambung disambung sambungin wae lah, "Kita kan Teman" aliah Plen.
No comments:
Post a Comment