Diseberang
hutan yang dibatasi sebatang pohon dengan ranting yang sangat lebat
Ada
seekor anak rusa dengan mata yang bergelinang air mata.
Jauh
tinggi diatas ada seekor burung rajawali
Yang
terbang bebas kian kesana kemari dengan
sayap yang kokoh dan tangguh
tanpa
takut ada bahaya yang mendatanginya,
betapa
sang angin itu tertawa, tertawa sekuat mereka
tertawa,
tertawa dan tertawa
betapa
buruk nya kau “ujar sang mentari”
siapa
suruh kau menjadi anak rusa
kenapa
tak kau punyai sayap seperti seekor burung rajawali
berhentilah
mengeluh wahai sang anak rusa
jalanilah
wujudmu, hidupmu, dan takdirmu
meski
kau tak pernah tau sampai kapan kau bisa bertahan hidup
jangan
lah berhenti berdo’a dan berputus asa atas semua apa yang kau dapat

siip...
ReplyDelete